17 Feb 2017

CHCO Telkom Herdi Harman Puji Perpustakaan Telkom University

BANDUNG, Telkom University – Chief Human Capital Officer (CHCO) PT Telkom Herdy Harman menilai perpustakaan baru Telkom University sudah sangat memenuhi standar untuk sebuah perguruan tinggi berakreditasi A (unggul).

Selain itu, di sela-sela kunjungan ke Perpustakaan baru TelU di Gedung Manterawu, Komplek TelU, Jumat (3/2/2017) siang ini, CHCO menilai sarana pendidikan tersebut sudah sejalan arah PT Telkom untuk digitalisasi seluruh layanan. Mulai dari peminjaman buku, akses jurnal, hingga order ruangan diskusi bagi mahasiswa.

“Melihat ini semua, kemajuan Telkom University terutama dari sini (perpustakaan,red), universitas ini sudah sangat siap going global. Hanya perlu peneguhan visi misi, dan kami di PT Telkom sangat mendukung untuk hal yang progresif,” katanya.

Menurut dia, TelU saat ini juga sudah sangat dikenal di kalangan luar. Diharapkan, dengan brand awareness yang baik tersebut, kian ditajamkan dengan perlunya aksen gedung ditambah terus sebagai kampus digital.

Selama kunjungan, CHCO Telkom disambut Ketua Yayasan Pendidikan Telkom Dwi Sasongko Purnomo dengan didampingi Wakil Rektor III Bidang Admission AMA Suyanto dan sejumlah dekan. Herdy berkeliling ke semua ruangan di perpustakaan baru tersebut, mulai dari multimedia, teater room, hingga rak-rak buku.

Perpustakaan memiliki koleksi lebih dari 60 ribu judul buku terbitan nasional dan internasional. Berdasarkan sertifikasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas), perpustakaan yang rencananya dirilis resmi 22 februari 2017 itu, disebut-sebut menjadi perpustakaan paling megah dan terbaik Nasional.

“Ini untuk anak-anak kita (mahasiswa), kenyamanan dan fasilitas terbaik kita prioritaskan untuk mereka, generasi yang harus kita prioritaskan, perpustakaan seluas ini mugkin banyak di kampus lain, tetapi kenyamanan dan kekayaan koleksi seperti ini, belum tau ya (ada dimana saja)” tambah Dwi Sasongko.

Lebih jauh Dwi menyampaikan kekagumannya terkait fasilitas yang ada di dalam perpustakaan. Selain koleksi yang akomodatif untuk seluruh program studi di lingkungan Telkom University, disediakan juga coffee corner untuk bersantai bagi pengunjung yang sedang istirahat mengerjakan paper, skripsi, riset dan lainnya.

Fasilitas lain yang turut dipuji Dwi diantaranya ruang konseling akademik yang dapat digunakan sebagai diskusi mahasiswa dan dosen, meeting room, hall auditorium, wall of fame, multi media, room theatre, keseluruhan akses telah didukung oleh piranti digital, sehingga mahasiswa tidak akan kesulitan mencari koleksi.

Wakil Rektor Bidang Admission dan Kerjasama Internasional AMA Suyanto menjelaskan, bahwa apa yang sedang dibangun ini bisa menjadi pusat informasi untuk semua ilmu pengetahuan yang ada di seluruh fakultas di Telkom University.

Dia juga menyampaikan bahwa perpustakaan ini didukung dengan kemitraan Internasional, salah satunya dengan Asia Foundation.

“Asia Foundation bermitra dengan Telkom University Open Library ini, tujuannya selain untuk mengembangkan pengetahuan melalui publikasi mereka, kita dipercaya sebagi pusat literasi di seluruh Jawa Barat, sehingga universitas lain (di Jawa Barat) menerima manfaat ilmu pengetahuan dari Asia Foundation, alurnya melalui kita,” tegasnya.

Dwi Sasongko menambahkan, pihaknya mengapresiasi kinerja Telkom University yang progresif dan pesat. Dia berpesan kolaborasi lintas stakeholder untuk pengembangan Telkom University agar makin solid dan elaboratif. Baik pembangunan infrastruktur maupun suprastruktur (sumber daya manusia).

“Dengan capaian selama ini, saya tidak ragu untuk mendukung penuh pembangunan di Telkom University, semoga upaya kita ini berbuah manis, untuk kemajuan bangsa, melalui jalur intellectual building,” pungkasnya. (**)

Abdullah Adnan

Previous Article Next Article

Leave a Reply