Bandung, 17 Februari 2025 โ Di era digital saat ini, peran Public Relations (PR) telah berkembang pesat. Jika dulu PR lebih berfokus pada media cetak, televisi, dan radio, kini PR memiliki peluang baru melalui platform digital. Digital Public Relations (Digital PR) adalah bentuk adaptasi dari PR konvensional yang memanfaatkan teknologi dan platform digital. Namun, bagaimana jenjang karier di dunia Digital PR, dan apa perbedaannya dengan PR konvensional? Simak ulasan berikut!
Perbedaan Digital PR dan PR Konvensional
Digital PR merupakan evolusi dari PR konvensional yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjangkau audiens dengan lebih efektif. Dengan jenjang karier yang jelas, Digital PR menawarkan peluang besar bagi mereka yang ingin berkarier di dunia komunikasi. Meskipun berbeda dengan PR konvensional, keduanya tetap memiliki peran penting dalam membangun reputasi sebuah brand. Oleh karena itu, menguasai strategi Digital PR menjadi keterampilan yang sangat berharga di era digital ini.
Meskipun sama-sama bertujuan untuk membangun dan menjaga citra perusahaan, Digital PR dan PR konvensional memiliki beberapa perbedaan utama, yaitu:
1. Media yang Digunakan
PR Konvensional lebih banyak berinteraksi dengan media tradisional seperti koran, majalah,
televisi, dan radio. Digital PR memanfaatkan platform digital seperti media sosial, website, blog, dan influencer untuk menyebarkan informasi.
2. Cara Berinteraksi dengan Audiens
PR Konvensional cenderung bersifat satu arah, di mana perusahaan menyampaikan informasi melalui media massa tanpa interaksi langsung dengan audiens.
Digital PR lebih interaktif, memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi langsung dengan audiens melalui media sosial dan forum online.
3. Pengukuran Keberhasilan
PR Konvensional mengukur keberhasilan berdasarkan jumlah publikasi di media massa dan survei persepsi publik.
Digital PR dapat menggunakan berbagai tools digital seperti Google Analytics, engagement rate di media sosial, serta SEO performance untuk mengukur efektivitas kampanye.
4. Strategi yang Diterapkan
PR Konvensional sering kali mengandalkan press release, event offline, dan wawancara dengan media.
Digital PR lebih berfokus pada konten berbasis digital, influencer marketing, serta optimasi pencarian di internet.
Jenjang Karier Digital Public Relations
Seperti halnya PR Konvensional, Digital PR memiliki jenjang karier yang jelas, mulai dari posisi entry-level hingga tingkat eksekutif. Berikut adalah beberapa tahapan dalam karier Digital PR:
1. Public Relations Officer
Peran ini berfokus pada penyusunan dan distribusi informasi kepada publik melalui media.
Seorang PR Officer biasanya bekerja di perusahaan, lembaga pemerintahan, atau organisasi non-
profit.
2. Media Relations Specialist
Bertugas menjalin hubungan dengan media, memastikan berita dan informasi yang disampaikan
kepada publik sesuai dengan strategi komunikasi perusahaan.
3. Corporate Communication Manager
Mengelola komunikasi internal dan eksternal perusahaan, termasuk strategi komunikasi krisis dan branding perusahaan.
4. Social Media Manager
Bertanggung jawab atas strategi komunikasi digital di media sosial, memastikan pesan yang
disampaikan selaras dengan identitas brand.
5. Event & Campaign Manager
Mengorganisir acara dan kampanye PR untuk memperkuat citra perusahaan atau organisasi di mata publik.
6. Public Affairs & Government Relations
Berhubungan dengan pihak pemerintah, menyusun strategi komunikasi kebijakan publik, dan
memastikan kepentingan perusahaan selaras dengan regulasi yang berlaku.
7. Crisis Communication Specialist
Mengelola komunikasi di saat krisis untuk menjaga reputasi perusahaan atau organisasi.
8. PR Consultant atau Entrepreneur di Bidang PR
Memberikan layanan konsultasi komunikasi kepada klien atau membangun agensi PR sendiri.Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, Digital PR menjadi bidang yang menjanjikan bagi para profesional komunikasi. Menguasai keterampilan Digital PR akan membuka lebih banyak peluang dan memberikan nilai tambah dalam dunia kerja yang semakin digital.
Penulis: Elinda | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations