07 Nov 2014

Dosen FRI Beri Pelatihan Pemanfaatan Biogas dan Kertas Seni Berbahan Baku Limbah Mendong

TASIKMALAYA, TEL – U – Untuk mewujudkan program perkampungan energi mandiri di Desa Kamulyan, Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Fakultas Rekayasa Industri Telkom University (FRI Tel-U) menggelar pelatihan pemanfaatan biogas dan kertas seni berbahan baku limbah mendong, Jum’at – Minggu (24-26/10).

Pelatihan yang masuk dalam program hibah bina desa Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) ini
diikuti oleh para peserta dari beberapa desa di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, seperti Desa Cisitu dan Desa Kamulyan. Lokasi perkampungan mandiri sendiri berada di Desa Kamulyan yang dibagi menjadi dua titik yaitu untuk daur ulang biogas dan daur ulang kertas seni.

Diawali dengan instalasi alat dan bahan yang akan didaur ulang, panitia pelatihan yang terdiri dari mahasiswa dan dosen FRI mengajak para peserta untuk melihat cara kerja dan manfaat penggunaan alat daur ulang biogas dan kertas seni ini. “Warga terlihat antusias dengan akan dibangunnya perkampungan mandiri ini,” ujar dosen pembimbing mahasiswa, Rosad Ma’ali El Hadi.

Pelatihan, menurut Rosad, dilanjutkan dengan praktek lapangan pada siang harinya. Para panita mencontohkan bagaimana cara mengoperasikan alat – alat daur ulang biogas maupun kertas seni. Setelah paham, peserta pelatihan diminta untuk berlatih sendiri bagaimana cara pengolahan limbah mendong ini sambil diawasi panitia.

Proses pembuatan perkampungan energi mandiri ini sudah dimulai sejak awal September lalu. Menurut Rosad, industri mendong membawa banyak keuntungan, namun sekaligus membawa dampak yang cukup berbahaya bagi lingkungan yaitu limbahnya yang bisa merusak ekosistem jika dibuang sembarangan. Karena itulah dosen yang juga ternyata aktivis lingkungan ini mengajak para mahasiswa FRI Tel-U membuat solusi dengan melaksanakan program perkampungan energi mandiri. (purel/raf/azah)

Previous Article Next Article

Leave a Reply