19 Dec 2016

Khoirul Anwar Menerima Penghargaan dari Pemprov Jabar

BANDUNG, TEL-U – Dr Khoirul Anwar dosen dari Fakultas Teknik Elektro Telkom University (FTE Tel-U) menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Badan Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (BP3IPTEK) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan diberikan atas upaya Khoirul menemukan teknologi komunikasi dengan menggunakan pasangan FFT/IFFT yang kemudian diadopsi menjadi standard International telecommunication union dengan aplikasi pada 4G.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Hotel Horison Bandung, Kamis, (15/12). Ini merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jabar terhadap para peneliti/teknokrat yang telah menghasilkan temuan-temuannya.

Ada 4 kategori penghargaan yang diberikan antara lain peneliti yang diakui Internasional, kemudian mahasiswa atau tim yang berprestasi Internasional, lalu ada kategori masyarakat yang berjasa dalam bidang IPTEK atau budaya dan kategori penelitian terbaik hasil kerjasama dengan BP3IPTEK. “Pada kategori peneliti yang diakui internasional, selain saya ada Prof I Gede Wenten dari ITB, dan Dr agr Ir Asep Anang dari UNPAD,” ujar Khoirul, Jumat (16/12).

Menurut Khoirul inovasi saat ini yang harus dikembangkan di Jabar adalah bagaimana memanfaatkan teknologi sehingga menjadikan kehidupan masyarakat aman dan nyaman serta bagaimana teknologi bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Pada saat banyak bencana terjadi seperti sekarang ini, kita harus kembangkan teknologi untuk masyarakat agar merasa aman dan nyaman, seperti bagaimana teknologi itu bisa memprediksi bencana, mengurangi korban, dan mampu membantu melakukan recovery,” katanya.

Khoirul mengatakan bahwa baginya penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi untuk warga Jawa Barat agar lebih berprestasi guna mendukung pembangunan Jabar yang lebih baik lagi. “Bagi saya penghargaan ini sebagai energi agar saya bisa berkarya lebih baik lagi kedepannya serta membuat saya bisa meraih yang lebih besar lagi, yang lebih baik lagi dan lebih bermanfaat bagi masyarakat local dan Internasional,” katanya.

Selain penghargaan dari Pemrov Jabar, Khoirul juga mendapat penghargaan karena posternya dipajang di Museum Pintar di Jogjakarta. Ini diketahui setelah dirinya dihubungi oleh pengurus museum tersebur pada November lalu yang meminta izin untuk memajang posternya. “Sekitar awal November mereka menghubungi saya, meminta ijin untuk menampilkan poster saya sebagai tokoh ilmuan Indonesia di dinding museum,” katanya. (PR/AW)

Previous Article Next Article

Leave a Reply