Bandung, 05 Maret 2025 โ Telkom University (Tel-U) kembali mencatatkan prestasi akademik melalui salah satu dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS), Dr. Rana Akbari Fitriawan, S.Sos., M.Si. yang berhasil meraih gelar doktor dalam bidang Kajian Budaya dan Media (Cultural and Media Studies) di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sidang doktoral Dr. Rana Akbari Fitriawan digelar pada Jumat, (21/2) Tahun 2025 dan digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam disertasi doktoralnya yang berjudul “Platypus Journalism: Telaah Ekonomi Politik Pada Praktik Jurnalisme Digital”, Dr. Rana mengelaborasi praktik kerja digital yang dijalani oleh para jurnalis di Indonesia, khususnya para freelancer journalist. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan munculnya prekarisasi kerja pada platypus journalism serta upaya-upaya yang dilakukan platypus journalist dalam menyiasati kepentingan ekonomi politik media.
Penelitian ini dilatarbelakangi pengamatan Dr. Rana terhadap transformasi lanskap industri media karena digitalisasi, termasuk konvergensi media berita dan jurnalisme. Fenomena konvergensi ini tidak hanya menyebabkan penurunan jumlah media cetak tetapi juga mendorong pengurangan jasa para tenaga kerja jurnalis. Kondisi ini kemudian mendorong munculnya platypus journalism atau sebuah strategi yang pada awalnya dimaksudkan agar jurnalis memiliki keahlian lebih untuk bertahan. Namun pada praktiknya, strategi ini berpotensi mengeksploitasi pekerja media.
Karena adanya kondisi tersebut, Dr. Rana mengklasifikasikan strategi yang digunakan oleh platypus journalist menjadi tiga bentuk, yaitu strategi individual, institusional, dan organisasional. Awalnya, strategi ini diharapkan dapat berkontribusi pada gerakan okupasi (occupy movement) di ruang media digital, seperti memobilisasi audiens dan meningkatkan kesadaran untuk tidak tunduk pada kapitalisme digital. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala dan belum sepenuhnya sesuai harapan.
Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur akademik mengenai hubungan industrial dalam organisasi media, terutama terkait digitalisasi dan dampaknya terhadap jurnalis. Dengan mengelaborasi konsep Platypus Journalism, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori baru tentang ekspektasi kerja dalam industri media digital yang semakin kompleks.
Bagi pembuat kebijakan dan regulator industri media, penelitian ini dapat memberikan wawasan dalam merancang kebijakan yang lebih adil guna menghindari praktik eksploitatif terhadap jurnalis di era digital. Selain itu, bagi masyarakat luas, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang tantangan yang dihadapi jurnalis dalam ekosistem media multiplatform serta mendorong advokasi yang lebih kuat untuk perlindungan hak-hak jurnalis karena jurnalis merupakan profesi yang penting dalam menegakkan demokrasi di Indonesia.
Dr. Rana menekankan pentingnya dukungan institusi pendidikan tinggi, khususnya Tel-U dalam mendorong penelitian lanjutan. Beberapa aspek dari penelitian ini masih perlu dieksplorasi lebih lanjut mencakup pengaruh lokalitas terhadap kerja digital jurnalis, perbedaan geografis dan budaya, serta isu kesenjangan gender dalam industri media digital. Penelitian lebih dalam mengenai pengalaman jurnalis perempuan dan laki-laki dalam menghadapi digitalisasi diharapkan dapat membantu dalam penyusunan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan pekerja media.
Bagi dosen-dosen yang sedang atau akan menempuh studi S3, Dr. Rana berpesan bahwa perjalanan akademik ini bukan hanya tentang menyelesaikan penelitian, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan teknis dan non-teknis. Pendampingan dari mentor serta diskusi yang intens dengan sesama akademisi menjadi faktor penting dalam keberhasilan studi. Selain itu, bagi dosen yang menjalani Tugas Belajar, penting untuk memastikan mereka tidak dibebani dengan tugas tambahan di luar kewajiban akademik.
“Semoga setiap mahasiswa S3 di Telkom University dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan,” pungkas Dr. Rana.
Selamat kepada Dr. Rana Akbari Fitriawan atas pencapaian akademik yang luar biasa ini. Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat terus memberikan manfaat bagi dunia akademik, industri media, serta masyarakat luas!
Penulis: Emmeline Shayna Gunawan | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations