19 Jul 2015

Mahasiswa FIK Tel-U Raih The Best Design of Bravacasa

BANDUNG, TEL-U – Mahasiswa Desain Interior (DI) angkatan 2011 Fakultas Industri Kreatif (FIK), Muhammad Alfatha Kurniadi, menjadi The Best Design of The Bravacasa kategori Furniture. Bravacasa Design Challenge Competition 2015 berlangsung di The Ritz Carlton Jakarta 9-12 Juli 2015.

“Karya yang menjadi The Best Design of The Bravacasa kategori Furniture itu merupakan kursi santai terbuat dari material rotan, namanya Mekar,” kata Alfatha, Senin (13/7).

Ia menambahkan, karya desainnya terinspirasi dari kekayaan alam Indonesia. Hampir 90 persen suplai rotan dunia berasal dari Indonesia. Bagi Alfatha, sebagai material khas Indonesia, rotan mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh material lain karena lebih fleksibel.

Dalam membuat Mekar, Alfatha membuat konstruksi yang belum ada sebelumnya, yaitu konstruksi rotan tanpa putus. Keunikan Mekar membuat juri kagum dan memberikan penilaian yang baik pada kursi santai itu. Bravacasa Design Challenge Competition 2015 menghadirkan juri yaitu Gullio Capellini, Joshua Simandjuntak, Rina Renville, Lea Aziz dan Lisa Mandola.

“Bagi saya, berkarya itu bebas tanpa batas. Namun sebagai desainer saya harus mempunyai idealism positif agar karyanya mempunyai karakter kuat. Dalam berkarya untuk furniture saya selalu menggunakan material rotan. Sedangkan karakter bentuk saya selalu menonjolkan lengkungan tanpa sudut. Karakter itu saya terapkan di Mekar,” jelas Alfatha. Sedangkan untuk pemilihan warna, Alfatha memilih warna-warna natural dan finishing waterbased agar lebih ramah lingkungan.

Menorehkan prestasi di Bravacasa Design Challenge Competition 2015 memiliki kesan tersendiri bagi Alfatha. Ini adalah prestasi pertamanya selama berkuliah di Telkom University. Baginya, menjadi The Best Design of The Bravacasa menambah percaya diri untuk mengikuti kompetisi lagi.

“Saya sangat berterimakasih pada dosen pembina Pak Denny Willy Junaedi, PhD. Beliau mengenalkan saya kepada dunia luar dan selalu mendampingi kami dalam berkarya. Rencana kedepan saya mulai masuk ke dunia Industri karena ada salah satu perusahaan yang tertarik untuk mengembangkan karya saya,” tutur Alfatha.

Selain Alfatha, mahasiswa DI FIK lainnya yang menorehkan prestasi di Bravacasa Design Challenge Competition 2015 adalah Rangga Panji Sangkala. Pada kompetisi ini Rangga berhasil meraih prestasi sebagai Favourite Design.

Bravacasa Design Challenge Competition 2015 merupakan kompetisi yang terbuka untuk umum dan para desainer untuk unjuk kemampuan dalam desain produk. Selain kategori furniture, Bravacasa Design Challenge Competition 2015 juga terdiri dari kategori Lighting dan Kitchenware. (purel/risca)

Previous Article Next Article

Leave a Reply