19 Oct 2015

Mahasiswa Tel-U Ikuti Ajang Mode Bali Fashion Tendance 2016

BANDUNG, TEL-U – Soni Wicaksono, mahasiswa S1 Fakultas Industri Kreatif Telkom University (FIK Tel-U), melebarkan sayap kreativitasnya dengan mengikuti perhelatan mode terbesar dan bergengsi berskala internasional, Bali Fashion Tendance (BFT) 2016.

BFT 2016 yang diadakan di TS Suites Seminyak, Bali pada tanggal 9 – 11 Oktober 2015 ini merupakan acara tahunan diselenggarakan oleh APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) sebagai wadah bagi para desainer (baik dari senior maupun desainer muda) untuk membuktikan eksistensinya dalam dunia mode.

Mahasiswa Program Studi S1 Kriya Tekstil Mode (KTM) ini sangat memanfaatkan sekali momen tahunan dari APPMI ini. “Tidak pernah menyangka sama sekali bisa bergabung dalam satu acara bergengsi dengan para desainer terkenal seperti ini,” ujarnya.

Apalagi kata Soni, dia hanya punya waktu satu bulan untuk mempersiapan segala sesuatunya. “Tadinya sempat bimbang, antara ingin ikut atau tidak. Tapi setelah meminta restu dari orang tua dan justru didukung penuh, akhirnya saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Acara BFT 2016 ini diikuti setidaknya oleh 45 desainer baik dari tingkat lokal, nasional maupun internasional. Mereka antara lain Ali Charisma, Dwi Iskandar, Monica Weber, Neli Gunawan, Deden Siswanto, Adith Hendart, dan Poppy Dharsono.

Selain itu, ada beberapa kategori dari produk yang ditampilkan oleh para desainer, di antaranya Hot Culture, dan Recyle. Dalam perhelatan ini, Soni menampilkan produknya yang bertemakan Evening Gawn dengan membawa kesan glamour.

“Target umumnya sih ya inginnya semua hasil karya saya dalam bidang mode ini bisa dikenal di kalangan masyarakat. Sedangkan target tertingginya yaitu, hasil rancangan saya bisa dibawakan oleh Putri Indonesia pada ajang Internasional,” katanya.

Soni juga berharap keikutsertaannya ini bisa menginspirasi para disainer muda Indonesia lainnya khususnya yang masih kuliah dan harus meniti karir dari bawah. “Teruslah berjuang. Ikuti apa kata hati, jangan pedulikan apa kata orang,” katanya. (purel/BRR)

Previous Article Next Article

Leave a Reply