Mengenal Jenis-Jenis Kain dan Tips Memilih Kain yang Tepat

Mengenal Jenis Jenis Kain dan Tips Memilih Kain yang Tepat

Telkom University โ€” Pakaian adalah bagian dari kebutuhan dasar manusia. Kain memegang peranan penting dalam menciptakan pakaian yang nyaman, indah, dan sesuai dengan kebutuhan. Nyatanya, setiap jenis kain memiliki karakteristik unik yang membedakannya satu sama lain. Memahami perbedaan antara jenis-jenis kain ini adalah kunci untuk memilih bahan yang tepat untuk berbagai jenis pakaian. Berikut kami telah merangkum macam-macam jenis kain yang perlu TelUtizen ketahui. Simak artikel untuk membantu TelUtizen dalam menemukan bahan kain yang tepat!

Jenis Kain dan Kegunaannya

  1. Bahan linen

Linen merupakan jenis kain terbuat dari serat tumbuhan rami. Serat kain yang relatif tebal, tetapi ringan dipakai dan mudah menyerap, membuat linen adalah bahan pakaian cocok dipakai di segala situasi. Kemampuannya sebagai bahan yang menyerap keringat dan efektivitas dalam menghilangkan panas dari tubuh menjadikan linen sebagai bahan yang sempurna digunakan di musim kemarau. 

Linen termasuk jenis kain yang cukup popular yang banyak digunakan untuk kemeja kasual, celana, hingga dress. Tidak hanya itu, linen juga banyak digunakan untuk bahan pembuatan sprei, handuk, karpet, bahkan taplak meja. Tekstur dan kerutannya yang cantik menjadi daya tarik tersendiri. Jika dirawat dengan baik, bahan linen dapat digunakan dalam waktu yang lama.

  1. Bahan polyester

Bahan polyester memiliki bahan dasar serat sintetis yang berasal dari senyawa kimia. Lebih tepatnya, polyester terbuat dari serat sintetis dari hasil minyak bumi untuk dibuat menjadi bahan berupa fiber poly yang juga digunakan untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena terbuat dari bahan kimia, kain ini memiliki sifat yang kuat, tahan lama, dan termasuk jenis kain yang tidak mudah kusut. Kelebihannya tersebut membuat polyester termasuk tipe kain yang banyak digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian. 

Polyester biasa digunakan untuk membuat pakaian olahraga, pakaian kerja, dan pakaian formal. Namun, karena memiliki sifat bahan dasar yang terbuat dari butiran plastik, jenis bahan polyester cenderung memiliki daya serap keringat yang lebih rendah.

  1. Bahan katun

Katun merupakan salah satu kain pakaian yang paling populer. Kain ini terbuat dari serat alami tanaman kapas, sehingga memiliki sifat yang lembut, menyerap keringat, dan nyaman dikenakan. Tekstur yang lembut dan halus, membuat kain katun nyaman dikenakan. Bahannya yang adem juga membuat baju katun cocok dipakai di area tropis. 

Katun memiliki dua jenis besaran, yaitu cotton combed dan cotton carded. Cotton combed memiliki bahan yang lebih halus, sedangkan cotton carded memiliki bahan yang cenderung agak kasar. Selain itu, bahan cotton carded terasa lebih tebal, nyaman, dan ringan. Katun sendiri biasa digunakan untuk membuat berbagai macam pakaian, mulai dari kemeja, celana, hingga gaun.

  1. Bahan spandex

Bahan spandek merupakan salah satu jenis bahan kain yang cukup popular, khususnya di kalangan wanita. Kain spandex memiliki ciri khas karakteristik sebagai bahan yang elastis yang memungkinkan pakaian untuk meregang dan kembali ke bentuk semula tanpa rusak. 

Kain spandek banyak ditemukan pada jilbab, ciput, dalaman baju, legging, baju olahraga, hingga baju renang. Spandex sering dipadukan dengan kain lain seperti katun dan polyester sehingga  menghasilkan pakaian olahraga, yang nyaman.

  1. Bahan denim / jeans

Denim merupakan jenis kain yang terbuat dari serat katun yang dipintal menjadi benang tebal. Kain ini memiliki karakteristik yang kuat, tahan lama, dan tidak mudah kusut. Hal itu dikarenakan kain denim ditenun menggunakan katun twill weave secara diagonal. Denim biasa digunakan untuk membuat celana jeans, jaket, dan rok. Itulah mengapa kain denim juga biasa disebut dengan jeans. Bobotnya yang lebih berat dibanding kain lain membuat denim tidak direkomendasikan untuk dicuci terlalu sering. 

  1. Bahan viscose

Viscose, atau rayon, adalah serat buatan yang dibuat dari selulosa alami serat kayu pohon eucalyptus. Karakteristik viscose yang halus, licin, dan lentur menawarkan kelembutan serupa sutra dengan harga yang lebih terjangkau. Viscose menjadi salah satu alternatif dalam pembuatan pakaian seperti jaket, blouse, hingga gaun. Sifatnya yang ringan dan mampu โ€˜bernapasโ€™ membuat viscose banyak digunakan dalam pembuatan pakaian yang flowy, blouse, hingga kain scarf 

  1. Bahan Wool

Wol merupakan jenis kain alami yang terbuat dari bulu domba sehingga sangat menyerap air. Wol memiliki sifat yang hangat, lembut, dan tahan lama. Wol biasa digunakan untuk membuat pakaian musim dingin, seperti jaket, sweater, dan topi. Namun, wol memiliki bahan tebal yang membuatnya ketika terkena noda akan lebih sulit dibersihkan dan akan menyusut jika cara mencuci dan mengeringkannya tidak benar.

  1. Bahan Sutra

Sutra adalah kain mewah yang dikenal dengan kilau alami dan teksturnya yang halus. Sutra memiliki karakteristik yang menyerap air dan mudah sobek. Meski begitu, bahannya tidak akan mengalami penurunan kualitas apabila dirawat dengan baik. Kelebihannya membuat sutra sering digunakan dalam pembuatan gaun, blus, dan dasi. Selain itu, sutra juga dikenal sebagai bahan dasar pembuatan scarf dan shawl. Kekayaan dan sifat elegan serat sutra membuatnya dikenal sebagai bahan produk fashion dan aksesori kelas atas.

Baca Juga: Batik Menjadi Inspirasi Dalam Berseni 

Tips Memilih Kain yang Tepat

Setelah mengenali jenis-jenis kain yang ada, maka TelUtizen akan semakin cermat dalam mempertimbangkan bahan pakaian sesuai kebutuhan. Jika TelUtizen mencari pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, bahan katun atau rayon adalah pilihan yang tepat. kamu dapat memilih kain katun atau rayon. Namun, jika yang dibutuhkan adalah pakaian yang kuat dan tahan lama, denim atau polyester adalah pilihan tepat.

Selain mempertimbangkan berdasarkan kualitasnya, TelUtizen juga dapat memilih kain berdasarkan kegiatan atau acara yang akan dihadiri. Misal, jika acaranya bersifat formal, pilihlah kain yang memberi kesan elegan, seperti satin atau brokat. Namun, untuk acara kasual, TelUtizen dapat memilih kain yang lebih nyaman, seperti katun atau denim.

Terakhir, budget juga termasuk salah satu aspek yang menjadi pertimbangan. Perbedaan variasi bahan, kualitas, hingga mereknya tentu mempengaruhi harganya. Sesuaikan kain yang ingin dibeli dengan budget yang dimiliki, ya!

Pemahaman tentang jenis-jenis kain dan pemanfaatannya ini dapat TelUtizen dalami di jurusan S1 Kriya (Fashion and Textile Design) yang terdapat di Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University (Tel-U)! Bagi kamu yang tertarik dengan industri fashion dan tekstil, S1 Kriya adalah pilihan tepat yang dapat kamu pertimbangkan. Program akan memberimu wawasan tentang teknik dan kreativitas dalam desain tekstil dan mode, hingga membuka peluang karir di masa depan. 

Simak informasinya lebih lanjut pada laman berikut ini S1 Kriya (Fashion and Textile Design) 

Penulis: Aqila Zahra Qonita | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *