22 Feb 2017

Perpusnas Bersama Open Library Telkom University Bersinergi Mencerdaskan Bangsa

Bandung, Telkom University Bagi perguruan tinggi, perpustakan merupakan tempat kegiatan para civitas akademika untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan. Untuk terus menambah kemampuan layanan perpustakaan, pemanfaatan teknolgi informasi perlu dilakukan saat ini. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor III Telkom University, AMA. Suyanto, DBA pada seminar ilmiah bertajuk “Peran Pustakawan Dalam Gerakan Open Access Untuk Perkembangan Ilmu Pengetahuan” pada Rabu (22/2/17) Gedung Manterawu Telkom University.

“Teknologi itu perlu kita manfaatkan. Pemanfaatan teknologi disini adalah untuk berbagi pengetahuan. Nah kita (telkom university) dengan Open Library sudah memanfaatkan hal itu untuk bisa berbagi informasi dan kolaborasi dengan perpustakaan lainnya.” ungkap AMA.

Seminar ilmiah yang dihadiri para pustakawan yang tergabung dalam FPPTI (Forum perpustakaan perguruan tinggi indonesia) bertujuan agar para pustakawan memiliki antusias dalam pemanfaatan teknologi dalam melayani civitas akademik maupun masyarakat. Perpusnas dalam layanannya bernama Indonesia One Search berharap adanya kolaborasi dengan Open Library telkom University.

Ismail Fahmi sebagai perwakilan dari Perpustakaan Nasional yang juga sebagai inisiator Indonesia One Search memaparkan lebih jelas hal tersebut “Intinya, kita sudah memiliki inovasi dan teknologi baru kuncinya ada pada pustakawan itu sendiri. Pustakawan bisa membantu publikasi, sosialisasi dan membuat laporan yang dibagikan melalui portal Indonesia One Search atau sosial media” jelas Fahmi.

AMA yakin dengan Open Library, Telkom University mampu mencerdaskan bangsa, berbagi pengetahuan dan menciptakan kolaborasi dengan perpustakaan lainnya. “Ayo kita tingkatkan kolaborsi membangun bangsa indonesia. Kita manfaatkan fasilitas ini, tidak hanya untuk telkom university tapi masyarakat yg peduli membangun anak-anak calon generasi emas.” tutupnya.

Abdullah Adnan

Previous Article Next Article

Leave a Reply