18 Apr 2016

Perpustakaan UI dan Tel-U Berbagi Pengetahuan

BANDUNG, TEL-U – Komunikasi antar perpustakaan perguruan tinggi mengenai pengembangan e-resources dan pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ini sangat penting dalam upaya mendorong pertumbuhan kualitas keilmuan dan pelayanan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini terungkap dalam kunjungan 25 pengurus Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) ke perpustakaan Telkom University (Tel-U), Kamis (14/4). Rombongan UI diterima oleh Direktur Admisi Telkom University Rinna Fridiana, Kepala Bagian Perpustakaan Nurul Fitria, serta asisten manajer dan staf Perpustakaan Telkom University.

Sebagai salah satu perguruan tinggi tertua dan terbesar di Indonesia, UI memiliki perpustakaan raksasa dengan lebih dari 700.000 koleksi fisik, serta ribuan kunjungan dan transaksi sirkulasi setiap harinya. Kendati demikian, Kepala Perpustakaan UI Fuad Gani masih merasa berkepentingan untuk memboyong timnya berkunjung ke perpustakaan-perpustakaan lain, termasuk Tel-U. Fuad percaya bahwa setiap perpustakaan, sekecil apapun, memiliki kekhasan yang perlu dipelajari untuk diadaptasi oleh Perpustakaan UI.

Di Tel-U, misalnya, Fuad terkesan dengan sistem approval oleh dosen pembimbing dalam kegiatan unggah mandiri tugas akhir mahasiswa. Selain itu, dia juga menyebut pengolahan jurnal tugas akhir mahasiswa menjadi e-Proceeding yang diterbitkan sebagai ide yang patut ditiru oleh UI. “E-Proceeding ini bisa membuat karya-karya kita terindex scholar. Bagus ini, kita harus punya,” ujarnya.

Sementara dari pertemuan ini Tel-U juga mendapat banyak hal mengenai inovasi-inovasi pelayanan di Perpustakaan UI. Salah satunya adalah kebijakan UI yang menyerahkan hak copyright karya ilmiah kepada mahasiswa, dengan menyodorkan formulir mengenai keputusan openess karya ilmiah yang mereka buat.

Perpustakaan UI juga kini memiliki layanan “ATM Knowledge”, di mana anggota perpustakaan bisa mendapatkan e-resources hasil pilihan perpustakaan secara gratis. Terkait hal ini, “Kami juga mengembangkan sistem dashboard untuk keperluan data, serta controlling,” ujar Nurul.

Baik Tel-U maupun UI punya semangat yang sama, yaitu berbagi pengetahuan. Itu sebabnya, perpustakaan perguruan tinggi harus bekerja sama dalam mewujudkan cita-cita tersebut. (purel/lib/raf)

Previous Article Next Article

Leave a Reply