10 Nov 2014

Riset Tujuh Mahasiswa Tel-U Lolos Seminar Internasional

JAKARTA, TEL – U – Konsistensi Telkom University untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang penelitian tidak hanya dijalankan oleh kalangan dosen. Buktinya, mahasiswa Telkom University (Tel-U) juga aktif membuktikan kemampuannya dalam menyajikan riset yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

Seperti yang dilakukan tujuh mahasiswa Tel-U yang berasal Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Rekaya Industri (FRI). Mereka adalah Asysyifaa Ramadhini dari FRI, serta Dika Rian, Cindy, Lidya, Dyah, Nurfajrin dan Mahaning dari FEB.

Penelitian yang dilakukan mahasiswa tingkat empat ini ternyata lolos dalam publikasi ilmiah seminar dan konferensi internasional bertajuk 2nd ISCLO (International Seminar and Conference of Learning Organization) 2014.

Mahaning Indrawaty Wijaya, mengatakan bahwa penelitian yang mengangkat tema Manajemen Operasi di sebuah perusahaan importer ini adalah skripsi yang ia buat. Mahasiswi yang mengambil program studi Manajemen di FEB ini tidak menyangka bahwa skripsi yang dibuatnya terpilih untuk diseminarkan pada seminar dan konferensi tingkat internasional ini.

Lain halnya dengan Mahaning, mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 7, Dika Rian, tidak mengira bahwa riset yang bermula dari tugas pada mata kuliah “Metode Penelitian” ini akan membawanya pada seminar dan konferensi internasional yang didatangi oleh para akademisi dan praktisi di seluruh dunia.

“Awalnya ini cuma tugas mata kuliah Metlit (metode penelitian, red) yang diberikan Bu Fetty. Setelah bimbingan, menurut beliau penelitian aku ini cocok diikutkan dalam seminar internasional. Dan saat itu di bulan Juli sedang dibuka pendaftaran paper ilmiah 2nd ISCLO 2014,” ujarnya.

Penelitian yang dilakukan Dika mengangkat judul Pengaruh Kualitas Aplikasi Elektronik Rekening Ponsel Terhadap Kepuasan Konsumen CIMB Niaga ini ternyata masuk pada kategori Daya Saing Global (Global Competitiveness) yang ada pada Seminar dan Konferensi Internasional 2nd ISCLO 2014.

Menurut Dika, dirinya bisa sampai pada tahap seminar di tingkat internasional merupakan buah dari keseriusannya dalam melakukan segala hal. “Yang penting, serius dalam melakukan tugas dan juga serius dalam menjalin koneksi dengan orang lain,” katanya.

Ia pun berharap bahwa dengan mengikuti seminar dan konferensi internasional ini, koneksi dengan para akademisi dan praktisi yang terlibat dalam 2nd ISCLO 2014 ini dapat menguatkan dirinya untuk menjadi praktisi handal di masa yang akan datang.

“Saya berharap seminar internasional yang saya ikuti ini bukan yang terakhir. Ke depannya saya ingin terus mengikuti seminar internasional karena sebagai mahasiswa saya ingin dapat terus menambah pengetahuan dari sisi praktisnya,” ujarnya. (Purel/DH)

Previous Article Next Article

Leave a Reply