30 Jan 2017

Telkom University Raih Sertifikasi Dunia Terkait Layanan Informasi

BANDUNG, (30.1.2017) – Telkom University terus melaju dengan produktifitas akademik beserta infrastruktur akademiknya. Jumat (27/1/2017), Universitas yang genap berusia 4 tahun ini berhasil meraih sertifikasi Standar Internasional ISO 20000-1:2011. Sertifikasi tersebut belum pernah di raih oleh universitas manapun di Indonesia terkait manajemen layanan sistem informasi.

Rektor Universitas Telkom Mochamad Ashari dalam keterangan tertulisnya menerangkan, capaian ISO manajemen layanan teknologi informasi (MLTI) ini menggenapi perolehan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi yang sebelumnya telah di capai dengan nilai Unggulan A dari Badan Akreditasi Nasional perguruan tinggi (BAN-PT).

“Momentum seperti ini tidak hadir begitu saja, ada kerja keras di belakangnya, juga doa dan dedikasi dari semua stakeholder. Kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut serta berkontribusi (atas capaian prestasi)” terangnya.

Mengutip dari laman resmi ISO, standar internasional untuk MLTI ini hanya diberikan kepada organisasi atau korporasi yang memenuhi beberapa kelayakan ekstra dalam layanan teknologi informasi, terutama dalam hal penyediaan, perencanaan, hingga proses manajemen layanan informasi berbasis teknologi komunikasi.

Lebih lanjut Ashari mengatakan, jika saat ini sistem informasi di Telkom University masih yang terbaik. Dan bahkan, Universitas yang ia pimpin sejak 4 tahun lalu ini menjadi salah satu inisiator smart card (kartu cerdas) untuk keperluan akses informasi dan jaringan universitas. Sehingga ke depan, tidak saja Telkom University yang merasakan manfaat teknologi, melainkan seluruh Universitas di Indonesia.

Dalam keterangan yang sama, wakil rektor bidang sistem informasi Nelson Rikardo Pasaribu menambahkan, komitmen Telkom University dalam mendukung pembelajaran yang ramah lingkungan salah satunya melalui pemantapan teknologi informasi.

“Ini upaya kami untuk membangun Universitas berbasis teknologi. Riset dan inovasi kami lakukan, termasuk pengurangan kertas, efisiensi waktu dan ruang, semua kami alihdayakan ke teknologi, dan hasilnya kami berhasil memenuhi standar dunia (dengan capaian ISO 20000-1:2011)” tutupnya. (PR)

Previous Article Next Article

Leave a Reply