17 Nov 2014

Tim Gethuk FRI Juara Dua ‘Cyber Jawara 2014’

BANDUNG, Tel-U – Kompetisi keamanan jaringan kerap diselenggarakan untuk menjajal kemampuan generasi muda dalam mengamankan suatu sistem jaringan internet. Kali ini Indonesian Security Insident Response Team on Internet and Infrastructure / Coordination Center (ID-SIRTII/CC) mengadakan kompetisi bertajuk Cyber Jawara 2014. Acara itu berlangsung mulai bulan Oktober hingga November 2014 dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta seluruh Indonesia yang terdiri dari Perguruan Tinggi dan Umum.

Pada babak final Cyber Jawara 2014yang digelar awal November lalu di Hotel Hilton Bandung, Telkom University berhasil mencetak prestasi melalui Tim Gethuk yang berasal dari Fakultas Rekayasa Industri (FRI). Peringkat kedua nasional berhasil diraih tim yang terdiri dari I Gede Iswara D., I Made Prawira Indrawan, Ari Apridana, dan Naufal Abrian I. Mereka semua adalah mahasiswa Sistem Informasi FRI.

Menurut ketua tim Gethuk, Iswara, ia dan tim berhasil menduduki juara dua bersanding dengan Universitas Muhammadyah Malang (UMM) di peringkat satu, dan tim dari komunitas bernama Al Fatih asal Malang pada peringkat tiga. “Kita jadi juara dua dengan perolehan skor 1998 poin, kalau UMM dapat 2300 poin, dan Al Fatih 1700 poin,” katanya.

Iswara juga menyampaikan bahwa system penilaian lomba terdiri dari dua tahap yaitu General Knowledge dan Capture The Flag. Pertama seluruh tim diberikan pertanyaan dasar mengenai jaringan dan keamanannya. Selanjutnya mereka harus menemukan skrip yang mencurigakan pada sebuah jaringan, kemudian dilaporkan kepada juri mengenai skrip tersebut.

“Kalau yang general knowledge kita udah siap untuk pertanyaannya, tapi di bagian capture the flag tingkat kesulitannya ada tiga, easy, medium, hard. Nah, kita kehabisan waktu saat menyelesaikan soal di tingkat hard itu” katanya.

Namun demikian, kekompakan tim Gethuk tetap dipertahankan hingga pada akhirnya juara dua berhasil diraih. Inilah yang membuat salah satu anggota tim, Ari menjadi percaya diri untuk menunjukkan kemampuannya meskipun ia masih berstatus mahasiswa baru.

“Harapan kami, semua teman di SI (Sistem Informasi) jadi bersemangat untuk ikut kompetisi di luar kampus, dan intinya jangan takut dengan status mahasiswa baru kalau ternyata kita punya kemampuan,” ujarnya. (Purel/DH)

Previous Article Next Article

Leave a Reply