Telkom University Sambut 13.000 Mahasiswa Baru PKKMB 2026, Siapkan Generasi “Ready for the Future” Melalui Kolaborasi Human-AI 

Bandung, 3 September 2026 —Memasuki Tahun Akademik (TA) 2026/2027, Telkom University (Tel-U) secara resmi menyambut sebanyak 13.000 mahasiswa baru program Sarjana, Magister, dan Doktoral yang tersebar di kampus Bandung, Jakarta, Surabaya, dan Purwokerto. Pembukaan PKKMB 2026 secara umum dipusatkan di Lapangan Gedung Serba Guna Telkom University. Rektor Tel-U, Prof. Dr. Suyanto, didampingi seluruh jajaran wakil rektor, dekan, direktur, serta Dean of Research, hadir secara lengkap untuk menyapa dan memompa semangat para TelUtizen Muda.

Di Tel-U Kampus Bandung, rangkaian PKKMB 2026 dilaksanakan pada tanggal 1–12 September 2026 dan ditutup dengan Sidang Senat Terbuka pada 12 September 2026. Sementara di Tel-U Kampus Jakarta, PKKMB berlangsung pada 4–9 September 2026 dengan Sidang Senat dilaksanakan pada 7 September 2026. Di Tel-U Kampus Purwokerto, rangkaian kegiatan digelar pada 9–19 September 2026 dengan Sidang Senat pada 10 September 2026. Adapun di Tel-U Kampus Surabaya, PKKMB dilaksanakan pada 7–9 September 2026 dengan Sidang Senat dilaksanakan pada 4 September 2026.

Pada tahun ini, PKKMB mengusung tema “Ready for the Future” dengan tagline “Growing Today, Thriving Tomorrow”. Dalam laporannya, Direktur Kemahasiswaan, Pengembangan Karir & Alumni Tel-U, Dr. Maulana Rezi Ramadhana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan filosofi di balik pemilihan tema tersebut. Beliau menekankan bahwa fokus kampus tidak hanya terbatas pada keunggulan akademik belaka, melainkan juga pada pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, adaptif, serta siap menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.

Kesiapan menghadapi masa depan ini pun ditegaskan kembali oleh pimpinan universitas. Dalam kata sambutannya di hadapan ribuan TelUtizen Muda, Rektor Tel-U, Prof. Dr. Suyanto, menyampaikan komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan penguasaan teknologi terdepan.

“Adik-adik akan diberi pengetahuan tentang AI bagaimana cara kerjanya, dampak baik dan buruknya, serta cara menggunakannya yang benar dan bertanggung jawab. Di tahun kedua hingga lulus kuliah, Adik-adik bukan hanya dibolehkan, tapi diwajibkan untuk menggunakan AI secara benar dan bertanggung jawab. Agar Adik-adik bisa menjadi Human-AI Collaborator yang mampu mengendalikan teknologi AI, bukan yang dikendalikan; serta mampu menjadi Pengguna, Pengembang, atau Pakar AI,” tegas Prof. Suyanto.

Semangat untuk membawa dampak positif bagi bangsa juga datang dari tingkat kementerian. Sejalan dengan visi Tel-U dalam mencetak sumber daya manusia unggul, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, turut menyampaikan pesan serta harapannya agar seluruh mahasiswa dan insan perguruan tinggi di Indonesia aktif mengambil peran nyata dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Mahasiswa dan perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak utama yang memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat. Saya berharap TelUtizen Muda dapat memanfaatkan masa perkuliahan ini untuk terus berinovasi, mengasah kepemimpinan, dan menciptakan solusi nyata yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan sosial bangsa, tutur Prof. Brian Yuliarto.

Rangkaian pembukaan dilanjutkan secara khidmat dengan penyematan atribut PKKMB 2026 secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas oleh Rektor Tel-U. Sesi kemudian diisi dengan pemaparan pengenalan institusi oleh para wakil rektor serta gelar wicara  interaktif bersama pemateri yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.

Usai pembukaan tingkat universitas, para TelUtizen Muda dijadwalkan mengikuti beragam agenda lanjutan, mulai dari UKM Fair, PKKMB tingkat Fakultas dan Program Studi, hingga nantinya ditutup secara resmi melalui Sidang Terbuka Senat Penerimaan Mahasiswa Baru.

Penulis: Belinda Fransisca Bunadi | Editor: Abdullah Adnan | Foto: Public Relations

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link