Bandung, 14 Agustus 2026 – Dalam upaya melestarikan kekayaan pengetahuan budaya Nusantara melalui pendekatan seni dan pengalaman inderawi, tim dosen Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University merancang program “Inovasi Galeri Multisensori Rempah, Kopi, dan Teh sebagai Medium Seni dan Memori Budaya di Jendela Ide.” pada Sabtu (8/8) di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Program yang diketuai oleh Dosen Fakultas Industri Kreatif Gina Shobiro Takao bersama Sheila Andita Putri dan Andrianto ini mengusung metode riset berbasis komunitas (community-based research). Galeri dirancang tidak hanya menyajikan informasi secara visual, tetapi juga mengajak pengunjung mengalami langsung aroma, tekstur, suara, hingga rasa dari rempah, kopi, dan teh.
Riset Lapangan dan Kolaborasi bersama Praktisi Lokal
Untuk menyusun materi edukasi yang otentik, tim FIK Telkom University menggali langsung pengetahuan lokal dari para praktisi di Jawa Barat:
- Eksplorasi Budaya Teh: Berdiskusi dengan petani teh asal Ciwidey, H. Cucu Samsudin, guna memahami filosofi teh mulai dari budidaya, pemetikan, hingga tata cara penyajian sebagai referensi area penyajian interaktif.
- Eksplorasi Rempah & Herbal: Bekerja sama dengan Ibu Oday Kodariyah dan Ibu Lisma dari Herbalium untuk memetakan manfaat, kebiasaan tradisional, dan keterkaitan rempah dengan kesehatan masyarakat sebagai materi display area Rempah.
Uji Coba Publik melalui Mini Pameran
Gagasan awal galeri ini telah diperkenalkan kepada masyarakat melalui mini pameran di booth Jendela Ide pada ajang Akulturasa di ITB. Kegiatan ini menjadi ajang penerjemahan hasil riset ke dalam bentuk tata ruang dan pengalaman pameran, sekaligus menjaring masukan dari pengunjung agar kemasan edukasi budaya dapat dibuat lebih komunikatif dan responsif.
Menghubungkan Tradisi dengan Generasi Masa Kini
Melalui integrasi antara keilmuan seni desain, pengetahuan lokal, dan teknologi pengalaman multisensori, galeri ini diharapkan bertransformasi dari sekadar tempat pameran menjadi ruang edukasi partisipatif yang hidup. Kolaborasi ini menegaskan peran akademisi FIK Telkom University dalam menghadirkan inovasi pelestarian warisan budaya yang relevan bagi generasi muda.
Penulis: Belinda Fransisca Bunadi | Editor: Adrian Wiranata | Foto: Public Relations