22 Apr 2016

Hadapi MEA, KPM Tel-U Selenggarakan Kembali Table Manner & Workshop Public Speaking

BANDUNG, TEL-U – Table Manner & Public Speaking merupakan suatu langkah dalam menghadapi MEA, di mana seseorang harus siap berhadapan dengan orang banyak dalam tingkat internasional pada saat melakukan jamuan makan. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, UKM Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Tel-U menyelenggarakan kegiatan Table Manner & Workshop Public Speaking (TMWPS) 2016 dengan tagline “professionalism begins here” yang ketiga kalinya.

Acara yang diselenggarakan di Ballroom Gardenia Sheraton Hotel & Towers Bandung, Sabtu (16/04) ini dihadiri oleh Direktur Kemahasiswaan Tel-U Andijoko Tjahyono, Pembina UKM KPM Tel-U Maylanny Christin, KPM Sahabat dari UPI, Unpad, dan Maranatha, para peserta baik itu mahasiswa Tel-U maupun umum.

Dengan antusiasnya, seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari Tour Hotel dan Cooking Demo, Workshop Public Sepaking oleh Isabella Fawzi (Presenter Net TV), dan ditutup dengan Table Manner sebagai acara puncak.

Sesuai dengan tagline, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan diri menjadi lebih professional. “Tujuan kegiatan TMWPS 2016 ini adalah untuk melatih dan meningkatkan softskill kita dalam jamuan makan sekaligus dalam public sepaking,” ujar Maurizka selaku ketua acara TMWPS 2016.

Guna menekankan pentingnya mengasah dan meningkatkan keahlian dalam jamuan makan, Maylanny menuturkan pengalaman dirinya saat mengajar di Australia. “Untuk apa sih sebetulnya makan saja harus diatur? Saya teringat akan teman saya yang meminta saos di sebuah meja makan, lalu rekannya menegurnya bahwa apabila kita meminta saos, artinya kita tidak menghormati orang yang memasak untuk kita, dan sama halnya mengatakan bahwa makanan ini tidak enak,”ujar Maylanny.

Melihat pentingnya softskill ini, Andijoko juga mengaku ia sangat mendukung kegiatan positif ini dan menaruh harapan penuh kepada KPM Tel-U. “Saya mohon agar ade-ade KPM Tel-U dan KPM Sahabat semuanya dapat bergandengan tangan membawa kegiatan protokoler yang penuh dengan value-value softskill yang bermanfaat ini menjadi sebuah habit dan behavior, khususnya di Tel-U, dan itu akan sangat bermanfaat bagi pengembangan kepribadian mahasiswa dalam menghadapi era MEA maupun saat terjun ke industri,” katanya. (purel/Nisa)

Previous Article Next Article

Leave a Reply