08 Agu 2020

Leader’s Talk 18 : Inclusive Leadership in Digital Transformation

BANDUNG, Telkom University – Menjadi seorang pemimpin dalam suatu perusahaan atau institusi merupakan tanggung jawab yang sangat besar. Para pemimpin di zaman sekarang dituntut harus bisa menguasai teknologi, hal tersebut karena para pemimpin yang rata-rata generasi X harus bisa memimpin para generasi milenials (Y) atau generasi (Z), dimana para generasi tersebut sudah terbiasa dengan teknologi.

Nina Katriana Wirahadikusumah Enterprise Commercial Director Microsoft Indonesia berbagi pengalaman nya selama berada didalam jajaran pimpinan di perusahaan perangkat lunak multinasional yang menghasilkan beragam produk dan jasa terkait dengan komputer.

Pengalaman tersebut dibagikan kepada ratusan mahasiswa Telkom University pada gelaran Leader’s Talk Episode 18 dengan tema Inclusive Leadership in Digital Transformation. Acara ini diselenggarakan pada Kamis (21/3) di Auditorium Gedung Damar Telkom University.

Acara tahunan yang selenggarakan oleh unit International Class Academic Office (ICAO) Telkom University ini bertujuan sebagai ajang sharing yang diberikan oleh para pemimpin perusahaan, pemimpin negara yang menginspirasi para mahasiswa dan seluruh civitas akademika Telkom University.

Pada kesempatan kali ini Nina Katriana Wirahadikusumah berbagi kisahnya bagaimana Nina mempelajari tentang perubahan budaya saat ini, dan kenapa Inclusive Leadership sangat diperlukan.

“Saat ini saya dan mungkin para Leader’s yang ada di perusahaan manapun harus mengalami perubahan teknologi, teknologi yang saya alami pada saat memulai karir berbeda dengan sekarang, faktor tersebut yang membuat kita harus berubah, berubah secara pribadi dan berubah secara budaya. Kita tidak bisa terus sama dengan 10 tahun yang lalu karena itu akan membuat kita tertinggal.” Ucapnya.

Tentang Digital Transformation Nina menambahkan bahwa perubahan teknologi juga membuat sebuah perusahaan harus bersaing dengan perusahaan yang bahkan bukan bergerak pada bidang yang sama.

“Kita ambil contoh, perusahaan Microsoft saat ini harus bersaing untuk mendapatkan talent-talent programmer dengan prusahaan-perusahaan yang bahkan tidak bergerak dalam bidang perangkat lunak, hal tersebut dikarenakan adanya perubahan industry, dimana semuanya berbasis digital, oleh karena itu melalui forum ini saya mengajak seluruh mahasiswa disini untuk terus belajar, tingkatkan terus kemampuan anda dan terus berfikir positif, karena apapun yang kalian pelajari sekarang akan sangat dibutuhkan oleh dunia kedepannya.” Ucapnya.